
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Setelah krisis moneter yang dialami Indonesia
sedikit mereda, pasar modal dan pasar uang mulai bergerak cukup dinamis seiring
dengan meningkatnya aliran dana yang masuk ke negeri ini. Perkembangan
ini memacu para investor dan pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dan selektif
dalam memilih dan menanamkan uangnya pada instrumen-instrumen investasi di
pasar modal dan pasar uang. Saham dan obligasi sebagai instrumen yang paling
populer di pasar modal merupakan salah satu alternative investasi bagi para
investor. Untuk menghimpun dana masyarakat, pemerintah Indonesia juga
menawarkan obligasi jangka panjang. Sedangkan instrumen pasar uang yang
cenderung berjangka waktu pendek terdapat Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan
surat berharga lainnya seperti commercial paper. Dalam hal investasi, para
investor menginginkan tingkat pengembalian tertentu atas sejumlah risiko
tertentu yang ditanggungnya. Saham umumnya menawarkan tingkat pengembalian yang
relatif lebih tinggi daripada obligasi. Pada return yang tinggi ini juga
melekat adanya tingkat risiko yang relatif tinggi, dimana untuk saham tidak
terdapat adanya janji pembayaran dividen setiap periode dan harga yang relatif
ditentukan oleh pergerakan pasar modal. Investor yangrisk-averse, atau
tidak menyukai risiko, cenderung lebih suka berinvestasi di Sertifikat Bank
Indonesia (SBI) yang menjanjikan tingkat risiko dan pengembalian yang relatif
lebih rendah.
Keinginan investor untuk melindungi dirinya dari
adanya risiko investasi di pasar modal dapat diakomodasikan dengan adanya
sekuritas derivatif, seperti futures / forwards dan options.
Instrumen derivatif ini sebagai inovasi baru di pasar modal yang perannya
sangat diperhatikan. Instrumen derivatif bukan sebuah klaim atas arus
pendapatan seperti layaknya saham dan obligasi. Sebaliknya, instrumen derivatif
merupakan kontrak perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli
sejumlah barang (baik itu aktiva finansial maupun komoditas) pada tanggal
tertentu di masa datang dengan harga yang telah disepakati saat ini.
Dua jenis instrumen derivatif adalah option contract (kontrak opsi) dan
futures / forward contract.
B.
Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Currency Futures
?
2. Bagaimana Pasar Currency
Futures ?
3. Bagaimana Penentuan Harga
Kontrak Futures ?
4. Bagaimana Kontrak CF vs
Kontrak Forward ?
C.
Tujuan
Untuk mengetahui lebih dalam
tentang Currency Futures Market berdasarkan rumusan masalah diatas.
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Currency
Futures
Currency futures adalah kontrak yang
menetapkan penukaran suatu valuta dalam volume tertentu pada tanggal
penyelesaian tertentu. Kontrak futures serupa dengan
kontrak forward karena memungkinkan pembeli untuk
mengunci harga yang harus dibayarkan bagi suatu valuta tertentu pada suatu
waktu dimasa depan. Tetapi karakteristik kontrak futures berbeda
dengan kontak forward. Kontrak futures diperdagangkan
langsung antara dua pihak yang saling bertemu, sementara kontrak forwarddiperdagangkan
melalui telepon. Transaksi –transaksi antara dua pihak yang langsung bertemu
memerlukan ruang perdagangan, yang di AS disediakan oleh CME. Transaksi-transaksi
futures dieksekusi oleh para pialang. Kontrak futures harus
terstandarisasi, atau ruang perdagangan akan sangat terganggu karena
pialang-pialang harus menilai spesifikasi kontak satu per satu. “ yang harus
diingat bahwa kontrak forward, tidak sama seperti kontrak futures,
diracang sesuai keinginan pemesannya.” (Madura, 2007:122-123)
Volume perdagangan currency futures terus
meningkat sepanjang waktu, seiring dengan berlanjutnya pertumbuhan
transaksi-transaksi internasional, sehingga pasar currency futuresjuga
ikut berkembang. Kontrak futures yang melibatkan beberapa valuta
utama dunia disediakan oleh CME dan kontrak bagi masing- masing valuta memiliki
standart unitnya sendiri. Tanggal-tanggal penyelesaian biasanya jatuh pada hari
rabu ketiga bulan Maret, Juni, September, dan Desember. (Madura,
2007:123)
Kontrak Currency futures yang
diperdagangkan pada CME (Chicago Mercantile Exchange). (Madura,
2007:123)
|
Valuta
|
Unit
per Kontrak
|
|
1. Dolar
Australia
|
100.000
|
|
2. Pound
Inggris
|
62.500
|
|
3. Dolar Kanada
|
100.000
|
|
4. Mark
Jerman
|
125.000
|
|
5. Yen
Jepang
|
12.500.000
|
|
6. Franc
Swiss
|
125.000
|
B.
Pasar Currency Futures
Pasar Future adalah perjanjian yang menyatakan
volume standar suatu mata uang tertentu untuk ditukar pada tanggal jatuh tempo
tertentu. Karenanya, pasar futures mata uang serupa dengan kontrak forward dari
sisi kewajibannya, tetapi berbeda dengan forward dari sisi bentuk
perdagangannya. Futures kontrak umumnya digunakan oleh MNC untuk
lindung nilai posisi valuta asingnya. Selain itu, futures kontrak
diperdagangkan oleh spekulator yang berharap memperoleh manfaat dari
prediksinya mengenai pergerakan kurs masa depan.
Munculnya futures karena pembeli pada umumnya
memiliki preferensi yang berbeda atas spesifikasi kualitas, jumlah dan tempat
penyerahan asset dasarnya. Spesifikasi kuantitas dan kualitas underlying
assets, initial price, dan besarnya margin bagi kedua belah pihak tetap
ditentukan oleh exchange’s clearing house atau bursa khusus
memperdagangkan futures secara terorganisasi.(Madura,2007
: 123)
Pembeli kontrak futures menetapkan kurs
nilai tukar untuk dibayarkan atas suatu valuta asing pada suatu waktu tertentu
di masa depan. Secara alternatif, seorang penjual kontrak futuresmenetapkan
kurs nilai tukar dimana suatu valuta asing akan ditukar untuk mata uang
setempat. Di AS, kontrak futures dibeli untuk
menetapkan jumlah dollar yang diperlukan untuk memperoleh jumlah valuta asing
tertentu dalam jumlah tertentu, kontrak itu dijual untuk menetapkan jumlah
dollar yang akan diterima dari penjualan valuta asing tertentu dalam jumlah
tertentu. Perusahaan yang membuka posisi atas valuta asing dapat
mempertimbangkan membeli atau menjual kontrak futures untuk
mengkompensasi posisinya. Membeli futures kontrak dapat
memungkinkan perusahaan membeli valuta asing pada kurs tetap tertentu.
Umumnya hanya satu kali saat penyerahan. Dalam pasarfuture terdapat
dua kontrak perjanjian yaitu (Kontrak Futures danFoward).
Kontrak futures adalah sebuah perjanjian atau komitmen
dua pihak, untuk mengirimkan atau menerima instrumen finansial atau komoditas
pada tanggal tertentu di masa datang, dengan harga yang telah ditentukan pada
waktu penandatanganan kontrak. Pihak yang telah setuju untuk mengirim sesuatu
dinamakan pihak yang menjual kontrak atau “go short”.
Sedangkan pihak lain yang setuju untuk menerima dinamakan pihak yang membeli
kontrak atau “go long”. Berbeda dengan kontrak opsi dimana
individu yang terlibat pada kontrak mempunyai hak, bukan kewajiban, untuk
membeli dan menjual aktiva finansial, kontrak futures mengatur
bahwa individu yang terlibat kontrak berkewajiban melakukan pengiriman dan
penerimaan. Transaksi futures atau forwards juga
berbeda dari transaksi “spot” yang mana mewajibkan pihak bertransaksi untuk
melakukan pengiriman segera atau delivery “on the spot” pada
harga spot.
Futures adalah kontrak berjangka panjang yang bersifat
mengikat atau memberi kewajiban kepada kedua belah pihak untuk membeli atau
menjual underlying asset tertentu (berupa valuta asing, tingkat bunga, ekuitas,
atau komoditas) berdasarkan tingkat harga yang ditetapkan saat ini yang
penyelesaian transaksinya dilakukan secara cash settelement di
masa yang akan datang sesuai dengan expiration date yang
ditetapkan di dalam kontrak tersebut.
Harga atas underlying assets dibedakan
menjadi initial futures price (harga awal) dan terminal
future price (harga pada saar kontrak futures di exercise)
apabila terminal futures price lebih rendah daripada initial
futures ketika dilaksanakan exercise, maka penjual akan
mendapat profit. Sebaliknya, jika pada saat dilaksanakan exercise, terminal future
price-nya dari underlying assets lebih tinggi dari
pada initial futures pricenya, maka penjual yang akan memperoleh
keuntungan.
Kondisi ini menunjukan bahwa kedua belah pihak di
dalam kontrak futures ini memiliki symetric exposure, mengingat
adanyapotential loss dan profit function yang
seimbang antara penjual dan pembeli.
Kontrak futures bukan dimaksudkan untuk memilikiunderlying
assets secara fisik, melainkan lebih merupakan financial instrument
yang digunakan untuk meminimalisasi ekspektasi risiko dalam upaya mencapai
profit tertentu.
Berdasarkan pada
pertimbangan tersebut, sehingga kontrak futures pada umumnya tidak
dipertahankan hingga expiration date, melainkan diselesaikan dengan
cara closing out the position atau di reserve sebelum berakhirnya
masa kontrak. Reverse dilakukan dengan mengambil posisi berlawanan atas kontrak
yang sama, yaitu sebagai penjual kontrak futures pada tingkat harga yang lebih
tinggi.
Contoh perhitungan
futures, yaitu :
Misalkan,
Jika anda ingin membeli kontrak futures pada tanggal 1 april 2008 atas
komoditas tomat di Itali sebanyak 20.000 kg dengan initial futures price
sebesar $ 0.5 per kg. apabila tingkat harga yang berlaku atas underlying
assets-nya pada tanggal 1 Oktober adalah $ 0.9 per kg, maka anda dapat me
reserve posisinya pada saat itu dengan menjual kontrak futures yang sama. Untuk
itu ia akan memperoleh profit sebesar 20.000 x $0.4 = $8.000 (Bradhitya H.N).
Kontrak futures diperdagangkan pada bursa yang telah
terorganisasi, sedangkan kontrak forward dilakukan secara langsung antar dua
pihak atau menggunakan jasa pihak bank.
Tujuan dari kontrak futures pada instrumen keuangan
adalah untuk mengalihkan risiko perubahan pada harga sekuritas di masa datang
dari satu pihak ke pihak lain dalam kontrak tersebut. Karena itu
instrumen futures ini menawarkan suatu cara untuk mangatur tingkat risiko
yang ada di pasar finansial.
C.
Penentuan Harga Kontrak
Futures
Harga kontak futures biasanya akan sama dengan kurs
forward bagi valuta yang sama dan tanggal penyelesaian yang sama. Untuk
memahaminya asumsikan bahwa harga kontak futures-pound adalah 1,50US dan kontak
forward untuk valuta dan periode yang sama berharga 1,48US. Perusahaan
perusahaan mungkin berupaya untuk membli kontrak forward dan secara simultan
menjual kontrak currency futures. Jika mereka bisa tepat mencocokkaantanggal
penyelesaian dari kedua kontrak tersebut, mereka akan mendapatkan laba 0,02US
per unit. Tindakan ini akan menekan harga currency futures.kontrak currency
futures dancurrency forward untuk valuta yang sama dan
tanggal penyelesaian yang sama harus memiliki harga yang sama, para spekulan
akan memanfaatkan hal ini untuk menghasilkan laba dan pada akhirnya mendorong
kedua harga tersebut ke tingkat yang sama. (Madura,
2007:123-124)
Harga kontrrak currency futures berbeda
dari kurs spot, karena alasan alasan yang sama yang
menyebabkan kurs forwardberbeda dengan kurs spot. Jika
harga spot dan harga futures untuk suatu
valuta sama dan suku bunga valuta tersebut lebih tinggi dari suku bunga AS,
spekulan-spekulan AS dapat mengunci laba yang tinggi di luar negeri dari apa
yang mereka terima dari investasi-investasi di AS. Mereka dapat membeli valuta
asing tersebut pada kurs spot, menginvestasikannya pada suku
bunga yang lebih tinggi, dan pada saat yang sama menjual currency futures untuk
mengunci
nilai tukar valuta tersebut dengan dolar dimasa depan pada saat mereka harus
mengubah valuta tersebut ke dalam dolar. Jika kursspot dan futures sama,
tidak akan muncul kerugian atau kuntungan ataupun dari konversi valuta. Jadi,
suku bunga yang lebih tinggi di luar negri akan menyediakan pengembalian yang
lebih tinggi untuk tipe investasi ini. Tindakan-tindakan investor
untuk mengambil
keuntungan dari kesempatan ini akan menekan kenaikan kurs spotdan menekan
penurunan harga currency futures, yang pada akhirnya mendorong
harga currency futures jatuh kebawah kursspot. (Madura,
2007:123-124)
D.
Kontrak CF vs Kontrak
Forward
Perbandingan antara kontrak futures dan forward
:
|
KETERANGAN
|
FORWARD
|
FUTURES
|
|
1.
Ukuran kontrak
|
Disesuaikan
dengan kebutuhan individual.
|
Standart
|
|
2.
Tanggal pengiriman/penyelesaian
|
Disesuaikan
dengan kebutuhan individual.
|
Standart
|
|
3.
Pelaku
|
Bank,
Pialang, dan perusahaan-perusahaan multinasional. Sepekulasi public jarang.
|
Bank,
Pialang, dan perusahaan-perusahaan multinasional. Sepekulasi public umum.
|
|
4.
Deposito penjamin
|
Tidak
diperlukan deposito penjamin, melainkan saldo bank dan lini kredit
|
Diperlukan
deposito penjamin dalam jumlah kecil
|
|
5.
Proses kliring
|
Penaganaan
tergantung pada bank bank dan pialang pialang individual. Tidak
diperlukan clearing house yang terpisah.
|
Ditangani
olehclearing houseyang dibentuk oleh bursa. Lokasi Penyelesaian-penyelesan
transaksi harian ditentukan oleh harga pasar
|
|
6.
Lokasi pasar
|
Sepanjang
jalur telepon diseluruh dunia ke seluruh dunia
|
Lantai
perdagangan pusat yang memiliki komunikasi.
|
|
7.
Regulasi
|
Self-regulating
|
Commodity
futures trading. Commission. National future association.
|
|
8.
Likuidasi
|
Sebagian
besar kontrak diselesaikan oleh pengiriman actual. Sisanya oleh transaksi
lain brlawanan.
|
Sebagian
besar oleh transaksi lain yang berlawanan, sangat sedikit oleh pengiriman
actual.
|
|
9.
Biaya transaksi
|
Ditentukan
olehspread antara harga jual dan harga beli.
|
Brokerage
fee bisa dinegosiasi.
|
(Madura,
2007:124)
1.
Menjabarkan informasi
mengenai kontrak currency futures
Diasumsikan
bahwa pada tanggal 15 Januari, harga futures mark untuk bulan maet adalah
0,5900US. Dengan membeli kontrak futures ini pada tanggal 15 Januari, anda
wajib memiliki mark seharga 0.5900US per mark pada hari rabu ketiga bulan
Maret. Dipihak lain, siapapun yang menjual kontrak futures ini pada tanggal 15
Januari akan wajib mngirimkan (menjual) mark dengan harga 5,900US per mark pada
hari rabu ketiga bulan Maret. Karena satu unit kontrak futures mark bernilai
125.000US mark, jumlah dollar yang harus dibayarkan (diterima) pada saat
pembelian (penjualan) yaitu pada hari ketiga maret adalah 73,750US. (Madura,
2007:125)
2.
Resiko kredit dari
kontrak currency futures
Setiap
kontrak currency futures mewakili suatu perjanjian antara
seorang client dengan clearinghouse, walupun bursa
yang memiliki clearinghouse tidak mengambil posisi apapun.
Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa anda menghubungi
seorang pialang untuk membeli kontrak futures mark yang tanggal penyelesaiannya
jatuh pada bulan Maret. Sementara itu, seorang pihak lain yang tidak ada
hubungannya dengan anda menghubungi pialang yang sama untuk menjual
kontrak currency futures yang serupa. Baik pihak pembeli
maupun penjual tidak prlu menghawatirkan resiko kredit dari pihak lain. Clearing house dari
bursa menjamin anda akan menerima apa yang menjadi milik anda sebagai hasil
dari posisi currency futures. (Madura,
2007:125-126)
Untuk
meminimalisasi resiko penjaminannya, CME mengenakan kewajiban
margin (margin requirements) untuk menutupi fluktuasi dalam nilai kontrak,
yang berarti bahwa pelakunya
harus menempatkan deposito sebagai jaminan. Kewajiban margin biasanya antara
1000US sampai 2000US per kontrak currency futures. Namun jika
nilai kontrak currency futuresmenurun terus menerus, maka pembeli
diminta untuk mendapat margin. Kewajiban margin tidak selalu diperlukan bagi
kontrak forward karena sifat kontrak forward yang lebih personal. Bank telah
mengenal perusahaan yang berurusan dengannya dan mungkin percaya kepada
perusahaan tersebut. (Madura, 2007:126)
3.
Pemanfaatan currency
futures oleh korporasi
Korporasi
yang memiliki posisi terbuka dalam valuta asing bisa mempertimbangkan untuk
membeli atau menjual kontrak futures untuk menutupi posisi yang dimaksud.
Perusahaan yang telah membeli kontrak futures berarti telah mengunci harga
pembelian suatu valuta asing dimasa depan. Sebagai contoh, anggaplah sebuah
perusahaan AS memesan produk produk Jerman dan pada saat dikirimkan
nanti DM 500.000 sebagai pembayaran kepada
eksportif Jerman. Jadi perusahaan AS tersebut dapat membeli kontrak futures-mark
sekarang, yang akan mengunci harga yang harus dibayarkan pada saat barang
dikirimkan olek eksportir Jerman.Dengan memegang kontrak futures, perusahaan
tidak perlu mengkhawatirkan perubahan kurs spot setiap saat. (Madura, 2007:126)
Sebaliknya
sebuah perusahaan bisa mempertimbangkan untuk menjual suatu kontrak currency
futures jika perusahaan tersebut berencana menerima suatu valuta yang
tidak akan dibutuhkannya (barangkali dari ekspor yang difakturkan dalam valuta
asing yang diinginkan oleh importir). Dengan menjual kontrak futures,
perusahaan berarti telah mengunci harga penjualan valuta tersebut dimasa depan
(yaitu pada tanggal penyelesaian). Tindakan seperti itu dapat dibenarkan jika
perusahaan memperkirakan valuta yang diterimannya bakal mengalami depresiasi
terhadap valuta domestiknya. Cara cara perusahaan memanfaatkan kontrak futures
untuk menutupi atau menghedge (melindungi). (Madura,
2007:126)
4.
Biaya Transaksi dari
currency futures
Para
pialang yang mengeksekusi pesanan jual atau pesanan beli kontrak currency
futures membebankan fee transaksi atau brokerage fee dalam
bentuk bid-ask-spread. Yaitu mereka membeli suatu
kontrak currency futures dengan suatu harga (harga beli)
dengan secara simultan menjual kontrak tersebut kepada pihak lain dengan harga
yang sedikit lebih tinggi (harga jual). Selisih antara harga beli dan harga
jual dari suatu kontrak futures yang paling kecil saja bisa mencapai $5,7.
Tetapi jumlah ini pun dalam presentase lebih besar dari fee transaksi bagi
kontrak forward.(Madura, 2007:128)
Ciri
Kontrak Futures :
·
Daily
resettlement (penentuan harga setiap hari) dan penempatan margin (sejumlah
kecil deposito sebagai jaminan) diperlukan.
·
Penjual
dan pembeli harus bertemu (bandingkan dengan kontrak forward yang dinegosiasikan lewat
telpon) sehingga diperlukan suatu lantai bursa (disebut pit ).
·
Ukuran
kontrak dan tanggal penyerahan telah distandardisasi.
·
Spekulasi
publik yang berkualitas didorong.
·
Mayoritas
kontrak futures ditutup lewat revarshing trades sehingga penyerahan
tidak pernah dilakukan.
5.
Kelebihan dan Kekurangan
Kontrak Futures
·
Kelebihan
1) Lebih kecilnya kontrak
futures dan adanya kebebasan melikuidasi kontrak setiap waktu sebelum jatuh
tempo.
2) Kontrak Futures yang
diperdagangkan di pasar yang terorganisir dan jelas.
·
Kekurangan
1) Keterbatasan jumlah mata
uang yang diperdagangkan.
2) Terbatasnya tanggal
penyerahan.
3) Kakunya jumlah kontrak mata
uang yang diserahkan.
6.
Perbandingan Antara
Kontrak Futures Dan Forwards
·
Kontrak
Future :
1) Kontrak dapat diperdagangkan
melalui ”exchange’s clearing house (bursa futures)
2) Kontrak futures
terstandardisasi
3) Kontrak biasanya di-reserve
sebelum maturity
4) Daily margin trading
settlemen
5) Terdapat beberapa kali saat
penyerahan
·
Kontrak
Forwads :
1) Kontrak diperdagangkan
melalui OTC atau direct transaction
2) Kontrak Forwards tidak
terstandardisasi
3) Kontrak diakhiri pada expiration date
4) Expiredly cash settlement.
7.
Perbedaan forward dan
future contrac
·
Secara
prinsip forward dan futures contrac bisa dispesifikasikan untuk setiap
komoditi. Sedangkan fitire contrac memperdagangkan berbagai kommoditas,
instrumen-instrumen keuangan dan valas
·
Future
contrac secara
jelas mendefinnisikan secara kuantitas dan kulaitas dr komoditi atau asset,
beserta waktu dan lokasi dari delivery. Forward contract secara umum kurang
mendefinisikan karakteristik-karakteristik tersebut.
·
Future
contract diperdagangkan
dalam pasar-pasar terorganisir dengan aturan –aturan ketat, harga ditentukan
melalui metode open out cry. Pada forward contract,penentuan
harganya ditentukan melalui transaksi/negosiasi antara pihak-pihak yang
terlibat melalui telepon.
·
Clearing
house sebagai counter
party yang menjamin kinejafutures contract dan menyimpan
catatan dari seluruh transaksi.
·
Pada
future markets, kemungkinan izin penutupan pihak yang terlibat untuk meninggalkan
pasar dapat dilakkukan sebgaimana keinginannnya.
·
Pasar-pasar
farward secara umum merupakan pasarwholesale, yang hanya dapat diakses
oleh bank-bank besar dan perusahaan multinasional (MNC).
·
Profil
aliran khas juga membedakan kedua kontrak. Future contracts mensyaratkan
deposit awal dan tiap margin calls yang di-settled secara harian (mark
to market),sementara pada forward contracts tidak ada
deposit ataupun margin yang dibayarkan.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Currency futures adalah kontrak yang
menetapkan penukaran suatu valuta dalam volume tertentu pada tanggal
penyelesaian tertentu. Kontrak futures serupa dengan kontrakforward karena
memungkinkan pembeli untuk mengunci harga yang harus dibayarkan bagi suatu
valuta tertentu pada suatu waktu dimasa depan.
Dalam pasar future terdapat dua kontrak perjanjian
yaitu (Kontrak Futures dan Foward). Kontrak futures adalah sebuah
perjanjian atau komitmen dua pihak, untuk mengirimkan atau menerima instrumen
finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masa datang, dengan harga
yang telah ditentukan pada waktu penandatanganan kontrak. Pihak yang telah
setuju untuk mengirim sesuatu dinamakan pihak yang menjual kontrak atau “go
short”. Sedangkan pihak lain yang setuju untuk menerima dinamakan
pihak yang membeli kontrak atau “go long”. Transaksi
futures atau forwards juga berbeda dari transaksi “spot” yang mana
mewajibkan pihak bertransaksi untuk melakukan pengiriman segera atau
delivery “on the spot” pada harga spot.
Perbandingan Antara Kontrak Futures dan Forwards
antara lain :
Kontrak Future :
1. Kontrak dapat diperdagangkan
melalui”exchange’s clearing house (bursa futures)
2. Kontrak futures
terstandardisasi
3. Kontrak biasanya di-reserve
sebelum maturity
4. Daily margin trading
settlemen
5. Terdapat beberapa kali saat
penyerahan
Kontrak Forwads :
1. Kontrak diperdagangkan
melalui OTC atau direct transaction
2. Kontrak Forwards tidak
terstandardisasi
3. Kontrak diakhiri pada
expiration date
4. Expiredly cash settlement.
DAFTAR
PUSTAKA
Madura, J., 2001, Pengantar
Bisnis Buku 1 dan Buku 2, Penerjemah Saroyini W. R., Salib, Penerbit Salemba
Empat
Https://www.academia.edu/5035876/CURRENCY_FUTURES_DAN_CURRENCY_OPITONS
Klik Download Now untuk mendownload versi docx


Post a Comment